Uang Saku LPDP: Ternyata Segini Nominal Biaya Hidup untuk Awardee!

By January 19th, 2026 LPDP
Perbedaan LPDP Reguler, Afirmasi, dan Targeted Tahun 2026

Uang Saku LPDP: Ternyata Segini Nominal Biaya Hidup untuk Awardee!

Banyak calon penerima Beasiswa LPDP bertanya-tanya, “Berapa sebenarnya biaya hidup atau uang saku LPDP yang diterima selama masa studi?” Pertanyaan ini wajar, karena selain biaya pendidikan yang sudah ditanggung penuh, tunjangan hidup menjadi hal penting untuk memastikan kelancaran studi penerima beasiswa.

Faktanya, besaran uang saku LPDP berbeda-beda, tergantung lokasi, kategori kota, dan negara tujuan studi. Artikel ini akan membahas secara lengkap dan ringkas nominal uang saku LPDP, baik untuk awardee dalam negeri maupun luar negeri.

Apa Itu Biaya Hidup (Living Allowance) LPDP?

LPDP 2026: Apakah LoA Unconditional Wajib? Ini Penjelasan Lengkapnya

Biaya hidup LPDP adalah dana bulanan yang diberikan kepada penerima beasiswa untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari selama masa studi, seperti:

  • Makan
  • Transportasi
  • Sewa tempat tinggal
  • Kebutuhan pribadi
  • Keperluan akademik ringan

Dana ini diberikan setiap bulan dan menjadi satu dari komponen tunjangan terbesar di beasiswa LPDP.

Biaya Hidup LPDP untuk Studi Dalam Negeri

LPDP membagi uang saku berdasarkan kategori kota karena tingkat biaya hidup masing-masing wilayah berbeda. Berikut gambaran umumnya:

  1. Kota-kota Besar (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Surabaya)
    Uang saku berkisar antara: Rp 4.500.000 – Rp 5.000.000 per bulan.
    Kategori ini mencakup kota metropolitan dengan biaya hidup tinggi.
  2. Kota-kota Menengah
    Seperti Yogyakarta, Bandung, Malang.
    Uang saku berkisar antara: Rp 4.000.000 – Rp 4.500.000 per bulan.
    Biaya hidup relatif stabil, cocok untuk mahasiswa karena fasilitas lengkap dan biaya hidup moderat.
  3. Kota Lainnya
    Termasuk kota kategori kecil sampai menengah.
    Uang saku berkisar antara: Rp 3.600.000 – Rp 4.000.000 per bulan.
    Nominalnya menyesuaikan biaya hidup yang cenderung lebih rendah dibanding kota besar.

Komponen Lain yang Mendukung Biaya Hidup Awardee

Selain tunjangan bulanan, LPDP memberi banyak tunjangan tambahan yang membantu mendukung kelancaran studi:

  1. Tunjangan Buku
    Biasanya sekitar Rp 10 juta per tahun, dipakai untuk pembelian buku, jurnal, atau referensi akademik.
  2. Dana Kedatangan (Settlement Allowance)
    Dana sekali bayar saat pertama tiba di lokasi studi.
    Berguna untuk sewa kos, transportasi awal, dan kebutuhan mendesak.
  3. Tunjangan Penelitian (Tesis/Disertasi)
    Nominal menyesuaikan kebutuhan penelitian dan standar kampus.
  4. Tunjangan Seminar Internasional
    Untuk presentasi, konferensi, atau publikasi jurnal internasional.
  5. Asuransi Kesehatan
    Ditanggung sepenuhnya sesuai ketentuan yang berlaku.
  6. Dana Keadaan Darurat
    Jika terjadi situasi mendesak seperti bencana, kecelakaan, atau keadaan tertentu lainnya.

Baca Juga: Rekrutmen LPDP 2026: Analisis Rasio Pelamar dan Daya Tampung

Biaya Hidup LPDP untuk Studi Luar Negeri

Biaya hidup awardee LN jauh lebih besar karena disesuaikan dengan cost of living masing-masing negara.
Berikut kisaran umum:

  1. Amerika Serikat
    USD 2.000 – 2.500 per bulan
    (± Rp 26 – 39 juta)
  2. Jepang
     JPY 155.000 – 170.000 per bulan
    (± Rp 16 – 18 juta)
  3. Inggris
    GBP 1.250 – 1.600 per bulan
    (± Rp 24 – 31 juta)

Catatan: Nominal ini bisa berbeda tergantung kota tujuan. Kota seperti London, New York, dan Tokyo umumnya memiliki tunjangan lebih tinggi.

negara tujuan

Kenapa Biaya Hidup LPDP Bervariasi?

LPDP menyesuaikan biaya hidup agar adil dan realistis berdasarkan:

  • Harga pangan di daerah tersebut
  • Standar sewa tempat tinggal
  • Transportasi lokal
  • Tingkat inflasi
  • Kurs mata uang negara tujuan

Hal ini memastikan awardee bisa fokus belajar tanpa terbebani masalah ekonomi.

Apakah Uang Saku LPDP Cukup?

Pada umumnya, cukup, bahkan banyak awardee yang masih bisa menyisihkan untuk tabungan (terutama untuk dalam negeri).

Namun, untuk luar negeri—terutama kota dengan biaya tinggi—awardee perlu mengatur anggaran dengan baik agar pengeluaran tidak melebihi tunjangan yang diberikan.

Tips Mengelola Biaya Hidup Saat Menjadi Awardee LPDP

  1. Buat anggaran bulanan sejak awal
  2. Cari tempat tinggal terjangkau
  3. Manfaatkan fasilitas kampus
  4. Gunakan kartu pelajar untuk diskon
  5. Prioritaskan kebutuhan akademik
  6. Hindari gaya hidup konsumtif

Uang saku LPDP merupakan salah satu komponen penting dalam mendukung kehidupan mahasiswa selama menempuh pendidikan. Nominalnya cukup besar dan disesuaikan dengan kebutuhan berdasarkan lokasi studi.

  • Dalam Negeri: Rp 3.600.000 – Rp 5.000.000/bulan
  • Luar Negeri: Rp 15.000.000 – Rp 39.000.000+/bulan tergantung negara
  • Ditambah berbagai tunjangan lain seperti dana kedatangan, buku, penelitian, hingga kesehatan.

Selain itu, dalam uang saku LPDP juga memberikan tunjangan pendukung seperti dana kedatangan, buku, penelitian, dan asuransi kesehatan. Dengan dukungan ini, awardee bisa fokus sepenuhnya pada proses belajar dan pengembangan akademik.

Leave a Reply