Universitas Korea Ini Jadi ‘Markas’ Mahasiswa Indonesia

Universitas Korea Ini Jadi ‘Markas’ Mahasiswa Indonesia

Universitas Korea Ini Jadi ‘Markas’ Mahasiswa Indonesia

Biaya Hidup LPDP dan Ketentuan Pembiayaan yang Berlaku bagi Penerima BeasiswaKorea Selatan kini bukan sekadar destinasi budaya populer, tetapi juga tujuan studi favorit mahasiswa Indonesia. Dalam beberapa tahun terakhir, jumlah mahasiswa Indonesia di Negeri Ginseng terus meningkat, terutama sejak semakin banyak awardee LPDP memilih Korea sebagai negara tujuan studi. Menariknya, mahasiswa Indonesia tidak tersebar merata di seluruh Universitas Korea. Ada beberapa universitas korea yang dikenal sebagai “markas” karena komunitas Indonesianya relatif besar dan aktif.

Fenomena ini tidak terjadi tanpa sebab. Bagi mahasiswa internasional—terutama penerima LPDP—keputusan memilih kampus bukan hanya soal peringkat, tetapi juga soal lingkungan, dukungan akademik, dan jejaring sosial. Universitas Korea dengan banyak mahasiswa Indonesia dianggap lebih ramah untuk proses adaptasi, terutama di tahun pertama perkuliahan.

Baca Juga: Profil Korea University: Universitas Populer Penerima LPDP

Kampus Korea yang Dikenal Ramai Mahasiswa Indonesia

1. Seoul National University (SNU)

Sebagai Universitas Korea peringkat teratas di Korea Selatan, SNU menjadi tujuan utama mahasiswa Indonesia yang mengejar kualitas akademik dan riset kelas dunia. Program unggulan di bidang teknik, kebijakan publik, ilmu sosial, dan sains membuat kampus ini rutin dipilih awardee LPDP. Komunitas mahasiswa Indonesia di SNU dikenal solid dan terorganisasi, sehingga membantu mahasiswa baru beradaptasi dengan cepat.

2. Korea University

Korea University banyak diminati mahasiswa Indonesia, terutama untuk bidang bisnis, hubungan internasional, dan hukum. Lingkungan kampus yang internasional, ditambah program berbahasa Inggris yang kuat, menjadikan Universitas Korea ini pilihan populer bagi mahasiswa Indonesia yang ingin tetap aktif di jejaring global.

3. Yonsei University

Yonsei dikenal sebagai kampus yang “ramah internasional”. Banyak mahasiswa Indonesia memilih Yonsei karena sistem pendukung mahasiswa asingnya matang, mulai dari academic advising hingga student life. Bidang studi seperti public policy, global studies, dan kesehatan masyarakat menjadi magnet tersendiri bagi awardee LPDP.

4. KAIST

Untuk bidang sains dan teknologi, KAIST adalah tujuan prestisius. Meski terkenal dengan standar akademik yang sangat tinggi, kampus ini tetap diminati mahasiswa Indonesia karena kekuatan riset dan fasilitasnya. Komunitas mahasiswa Indonesia di KAIST mungkin tidak sebesar kampus Seoul, tetapi dikenal sangat kompak dan suportif.

5. Hanyang University

Hanyang University menjadi pilihan favorit di bidang teknik, arsitektur, dan industri kreatif. Lokasinya yang strategis di Seoul serta kedekatannya dengan dunia industri membuat Universitas Korea ini menarik bagi mahasiswa Indonesia yang ingin menggabungkan akademik dan peluang karier global.

Skema Beasiswa Reguler LPDP: Memahami 4 Paket Pembiayaan Penuh untuk Masa Depan Cemerlang !Kenapa Daftar Ini Penting untuk Calon Awardee LPDP?

Daftar universitas ini bukan untuk mendorong ikut-ikutan, melainkan untuk memberikan gambaran realistis tentang pola pilihan mahasiswa Indonesia. Kampus dengan komunitas Indonesia yang kuat biasanya menawarkan ekosistem akademik dan sosial yang lebih siap menerima mahasiswa baru, tanpa mengurangi kualitas akademiknya.

Bagi calon awardee LPDP, informasi ini dapat menjadi bahan pertimbangan awal sebelum menentukan universitas tujuan—bukan sebagai patokan mutlak, tetapi sebagai referensi strategis.

Biaya Hidup dan Relevansinya dengan LPDP

Korea Selatan dikenal memiliki biaya hidup yang relatif tinggi, terutama di Seoul. Namun, kampus-kampus yang menjadi favorit mahasiswa Indonesia umumnya menawarkan dormitory mahasiswa internasional dengan biaya lebih terjangkau. Ditambah dengan skema pendanaan LPDP yang memadai, faktor biaya hidup menjadi lebih terkelola.

Banyak awardee LPDP memilih universitas yang sudah “terbukti aman” secara finansial dan administratif, sehingga risiko kendala selama studi dapat diminimalkan.

Faktor Bahasa: Bukan Sekadar Inggris

Meski banyak program S2 dan S3 di Korea Selatan menggunakan bahasa Inggris, kemampuan dasar bahasa Korea tetap menjadi nilai tambah. Universitas yang banyak mahasiswa Indonesia umumnya menyediakan kelas bahasa Korea gratis atau bersubsidi bagi mahasiswa internasional. Hal ini sangat membantu, terutama untuk kehidupan sehari-hari, riset lapangan, dan interaksi sosial di luar kampus.

Mahasiswa Indonesia yang kuliah di kampus dengan komunitas besar biasanya juga lebih cepat berkembang kemampuan bahasanya karena terbiasa berlatih bersama dan saling berbagi pengalaman belajar.


Universitas Korea Selatan yang dikenal sebagai “markas” mahasiswa Indonesia mencerminkan kombinasi antara kualitas akademik, kenyamanan lingkungan, dan kekuatan jejaring alumni. Informasi ini dapat menjadi peta awal bagi calon awardee LPDP untuk menyusun strategi studi ke Korea Selatan secara lebih matang. Pada akhirnya, keputusan terbaik bukan soal mengikuti mayoritas, melainkan memilih kampus yang paling selaras dengan visi akademik dan kontribusi masa depan.

Leave a Reply