Tag

Kuota Beasiswa LPDP - Bimbel Persiapan LPDP

Penerimaan LPDP 2023

Penerimaan LPDP 2023

By | Beasiswa LPDP, Tahap Beasiswa LPDP | No Comments

Penerimaan LPDP 2023

 

Penerimaan LPDP 2023 – LPDP merupakan singkatan dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan. LPDP ini merupakan lembaga yang bekerja dibawah pengawasan Kemenkeu, Kemendikbud, Kemenag. LPDP memberikan beasiswa bagi lulusan Sarjana (S1) untuk melanjutkan pendidikan Magister dan Doktoral di dalam maupun luar negeri. Pengelolaan dana pendidikan ini didasarkan pada UUD 1945 mengamanahkan bahwa sekurang-kurangnya dua puluh persen Anggaran Penerimaan dan Belanja Negara (APBN) adalah untuk fungsi pendidikan. Beasiswa ini bertujuan untuk mendukung ketersediaan SDM yang berpendidikan dan berkualitas, mempunyai jiwa kepemimpinan dan memberikan efek yang baik terhadap masyarakat luas dan bangsa di masa depan Indonesia. Pembiayaan pendidikan yang dilakukan oleh LPDP ini adalah selama 2 tahun untuk program Magister dan 4 Tahun untuk program Doktoral, dan apabila melebihi waktu tersebut akan dikenakan penalti.

Penerimaan LPDP 2023

Persyaratan Umum Penerimaan LPDP

Berikut adalah beberapa persyaratan umum penerimaan LPDP :

  1. Warga Negara Indonesia.
  2. Telah menyelesaikan studi program diploma empat (D4) atau sarjana (S1) untuk beasiswa magister; program magister (S2) untuk beasiswa doktor, atau diploma empat (D4)/sarjana (S1) langsung doktor. Bagi pendaftar dari diploma empat (D4)/sarjana (S1) langsung doktor wajib memenuhi ketentuan sebagai berikut: Memiliki LoA Unconditional dari Perguruan Tinggi tujuan, dan memenuhi seluruh kriteria sebagai pendaftar program beasiswa Doktor (S3).
  3. Pendaftar yang telah menyelesaikan studi magister (S2) tidak diizinkan mendaftar pada program beasiswa magister dan pendaftar yang telah menyelesaikan studi doktor (S3) tidak diizinkan mendaftar pada program beasiswa doktor.
  4. Bagi pendaftar lulusan perguruan tinggi luar negeri pada jenjang pendidikan sebelumnya, wajib melampirkan hasil penyetaraan ijazah dan konversi IPK dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, melalui laman https://ijazahln.kemdikbud.go.id/ijazahln/
  5. Tidak sedang menempuh studi (on going) program magister untuk tujuan program magister ataupun doktor untuk tujuan program doktor baik di perguruaan tinggi dalam negeri maupun perguruan tinggi di luar negeri;
  6. Tidak sedang mendaftar, akan menerima, atau menerima beasiswa dari sumber lain yang berpotensi double funding selama menjadi penerima beasiswa LPDP.
  7. Pendaftar yang melampirkan LoA Unconditional dengan waktu mulai studi yang tidak sesuai dengan ketentuan LPDP maka wajib melampirkan surat keterangan penundaan jadwal perkuliahan program studi dari Perguruan Tinggi yang diunggah bersamaan dengan LoA Unconditional.
  8. Memilih Perguruan Tinggi Tujuan dan program studi sesuai dengan ketentuan LPDP.
  9. Beasiswa hanya diperuntukkan untuk kelas reguler dan tidak diperuntukkan untuk kelas-kelas sebagai berikut: Kelas Eksekutif, Kelas Khusus, Kelas Karyawan, Kelas Jarak Jauh, Kelas yang diselenggarakan bukan di perguruan tinggi induk, Kelas Internasional khusus tujuan Dalam Negeri, Kelas yang diselenggarakan di lebih dari 1 (satu) negara perguruan tinggi, atau, Kelas lainnya yang tidak memenuhi ketentuan LPDP.
  10. Bersedia menandatangani/menyetujui surat pernyataan pada aplikasi pendaftaran dengan format pernyataan (poin-poin terlampir).
  11. Mengisi profil diri pada formulir pendaftaran online.
  12. Menulis komitmen kembali ke Indonesia, rencana pasca studi, dan rencana kontribusi di Indonesia.
  13. Menulis Proposal Penelitian bagi pendaftar program pendidikan doktor.
  14. Menulis riwayat dan tautan publikasi ilmiah (jika ada).

Ketentuan LoA Unconditional

LoA Unconditional adalah surat resmi dari perguruan tinggi (official admission) yang menyatakan bahwa seseorang telah diterima sebagai mahasiswa di perguruan tinggi tersebut dengan tanpa persyaratan, kecuali persyaratan sponsor pendanaan, dokumen fisik ijazah dan transkrip nilai jenjang studi sebelumnya, dan/atau persyaratan tambahan yang tidak berisiko mengubah status diterimanya orang tersebut sebagai mahasiswa pada program studi yang dituju serta memuat nama lengkap, jenjang studi, program studi, serta durasi studi, lama studi, permulaan studi dan/atau akhir studi.Penerimaan LPDP 2023

LoA Unconditional yang diunggah harus memenuhi kriteria sebagai berikut:

  • Perguruan Tinggi dan Program Studi harus sesuai dengan salah satu pilihan pada aplikasi pendaftaran
  • Intake studi harus memenuhi ketentuan yang ditetapkan LPDP terkait waktu perkuliahan paling cepat yang diizinkanPenerimaan LPDP 2023
  • Jika intake perkuliahan yang tercantum pada LoA Unconditional yang diunggah tidak sesuai ketentuan maka wajib melampirkan Surat Defer (Penundaan) dari Perguruan Tinggi yang menerbitkan LoA
  • Jika pendaftar mengunggah LoA Unconditional yang tidak sesuai ketentuan LPDP, maka dianggap tidak memenuhi kriteria pendaftaran.

 

Dana Beasiswa LPDP

Apa saja yang diperoleh dari beasiswa Penerimaan LPDP

  • Uang Saku LPDP

Jika berbicara seputar nominal uang saku LPDP dalam negeri dan luar negeri tentunya bervariasi sesuai daerah atau negara kampus masing-masing.Uang saku beasiswa LPDP dalam negeri dan luar negeri terbagi dalam beberapa kategori. Beasiswa LPDP diperuntukkan bagi dua jenjang pendidikan tinggi yakni program Magister (S2) dan program Doktoral (S3) untuk dalam dan luar negeri. Masa study untuk program Magister LPDP adalah 2 tahun, dan untuk program Doktoral, masa studinya maksimal 4 tahun. Jadi, jika melebihi batas waktu yang ditentukan, maka penerima beasiswa akan dikenakan ketentuan lain, seperti pemberian penalti.

Sementara itu, dana dari beasiswa LPDP dibagi dalam beberapa kategori, seperti dana SPP, bantuan penelitian, seminar, publikasi internasional, transportasi, dana tunjangan buku, dana hidup bulanan (living allowance), dana kedatangan (settlement allowance), dan dana penunjang lainnya.Penerimaan LPDP 2023

Dana tunjangan buku akan diberikan diberikan secara langsung sebanyak 2 kali tunjangan buku untuk masa study S2 dan 4 kali untuk studi S3. Besaran dana tunjangan buku berkisar kurang lebih Rp10.000.000. Adapun rincian biaya untuk uang saku yang diterima oleh penerima beasiswa adalah sebagai berikut.

  • Dana Hidup Bulanan (Living Allowance)

Dana hidup bulanan Penerimaan LPDP berdasarkan wilayah universitasnya masing-masing. Dana ini akan diberikan setiap bulan.

Dalam Negeri
  • Jakarta, Surabaya, Bandung, Makassar: Rp 4.000.000
  • Kota lain di Indonesia: Rp 3.600.000Penerimaan LPDP 2023
Luar Negeri
  • Afrika Selatan: USD 800
  • Amerika Serikat: USD 2.200
  • Arab Saudi: USD 2.650
  • Australia: USD 2.000-2.200
  • Austria: USD 1.000
  • Belanda: USD 1.300
  • Belgia: EUR 1.200
  • Brasil: BRL 2.400
  • Brunei: BND 570
  • Chili: BSD 1.400
  • Denmark: EUR 1.300
  • Finlandia: EUR 1.000
  • Hong Kong: HKD 11.000
  • India: INR 29.000
  • Inggris: GBP 1.600
  • Italia: EUR 1.100
  • Jepang: JPY 170.000
  • Jerman: EUR 1.100
  • Kanada: CAD 1.800
  • Korea Selatan: KRW 1.300.000
  • Makau: MOP 7.600
  • Malaysia: MYR 2.300
  • Perancis: EUR 1.300
  • Polandia: EUR 560
  • Qatar: QAR 5.190
  • Rusia: USD 876
  • Selandia Baru: NZD 2.300
  • Singapura: SGD 1.500
  • Spanyol: EUR 1.150
  • Swedia: SEK 9.400
  • Swiss: CHF 2.050
  • Thailand: THB 21.500
  • Taiwan: USD 900
  • Tiongkok: CNY 5.700
  • Uni Emirat Arab: AED 5.250
  • Yordania: USD 700
  • Yunani: EUR 550.Penerimaan LPDP 2023
  • Biaya Pendidikan

Perlu kamu ketahui biaya pendidikan Penerimaan LPDP dapat berupa biaya UKT, pendaftaran, uang saku, tunjangan penelitian maupun pendaftaran. Biasanya, jumlah uang yang diterima oleh penerima beasiswa disesuaikan dengan uang pendaftaran yang dikeluarkan dengan memberikan bukti pembayaran.

Maka dari itu, usahakan kamu menyimpan slip pembayaran dari pihak kampus ketika melakukan pendaftaran. Biaya pendaftaran setiap kampus tentunya tidak sama kemungkinan kisaran 400 ribu hingga 600 ribu.

Apabila kamu melakukan pendaftaran lebih dari sekali, maka uang yang diganti hanya uang pendaftaran kampus yang lolos. Penerimaan LPDP 2023

Para penerima beasiswa LPDP tidak perlu khawatir perihal biaya UKT. Hal itu karena dari pihak LPDP akan melakukan transfer kepada pihak kampus. Tentunya, kamu sudah tidak perlu repot untuk melakukan pengurusan dan pembayaran UKT.

Biaya tersebut juga tidak dapat masuk ke rekeningmu. Jumlah uang yang ditransfer disesuaikan dengan kebutuhan UKT semester sesuai universitas dimana kamu berkuliah.

  • Tunjangan

Para Penerimaan LPDP juga diberikan tunjangan buku setiap satu tahun sekali dengan kisaran 10 juta. Apabila kamu berkuliah S2 selama 2 tahun. Maka tunjangan buku yang kamu terima 2 x 10 juta atau 20 juta.

Pada tahun pertama kamu memperoleh 10 juta dan tahun kedua menerima 10 juta lagi. Apabila kamu pelu menempuh bangku perkuliahan selama 1 tahun, maka kamu bisa memperoleh 1x 10 juta uang buku.

Tunjangan penelitian ini bisa diberikan kepada kamu saat mengerjakan disertasi maupun thesis. Jumlahnya sangat beragam dan berbeda dari tiap-tiap individu bergantung pada jumlah dana yang diperlukan untuk selesainya tugas akhir.

  • Biaya Pendukung

Kebutuhan biaya pendukung juga difasilitasi oleh pihak Penerimaan LPDP terdiri atas transportasi pulang dan pergi studi yang berasal domisili ke perguruan tinggi yang dituju. Uang Saku biaya pendukung resident permit, living allowance, visa, asuransi kesehatan dasar dan kebutuhan lainnya yang telah disetujui LPDP. Sementara itu, tunjangan untuk family allowance maupun tunjangan untuk wisuda telah dihapus. Penerimaan LPDP 2023

  •  Transportasi PP

Pihak LPDP memberikan transportasi keberangkatan maupun kepulangan studi yang berasal dari domisili menuju perguruan tinggi tujuan diberikan satu kali. Pemberian keberangkatan saat pertama kali berangkat sebelum untuk memulai kuliah dan satu kali saat pulang ke kampung halaman saat menyelesaikan studi.

Transportasi yang dimaksud ialah pesawat terbang dan tidak dapat tergantikan dengan jenis transportasi lain seperti bus maupun kereta api. Untuk memperoleh biaya ini, kamu wajib mengajukan tiket kepada pihak LPDP dan kamu nantinya akan memperoleh tiket bersesuain dengan jam yang telah kamu tentukan.

Cara Pendaftaran Penerimaan LPDP

  • Mendaftar secara online pada situs Pendaftaran Beasiswa LPDP: https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/
  • Melengkapi dan mengunggah semua dokumen yang dipersyaratkan pada aplikasi pendaftaran
  • Pastikan melakukan submit aplikasi pendaftaran untuk mendapatkan kode registrasi/pendaftaran

 

Tahapan Seleksi Penerimaan LPDP

Untuk Beasiswa LPDP Reguler, Afirmasi Daerah 3T, Alumni Bidik Misi Berprestasi, Individu Berprestasi dari Keluarga Miskin/Prasejahtera, dan Prestasi Olahraga, Seni Kebudayaan, dan Keagamaan:

Tahap 1: Pendaftaran pada website LPDP

Tahap 2: Seleksi Administrasi

Tahap 3: Seleksi Bakat Skolastik

Tahap 4: Seleksi Substansi

Catatan:

Bagi pendaftar program Penerimaan Beasiswa LPDP Reguler yang mengunggah LoA Unconditional dan telah diakui LPDP pada Seleksi Administrasi dapat melanjutkan ke tahap Seleksi Substansi tanpa mengikuti Seleksi Bakat Skolastik.

 

Pelanggaran dan Sanksi

Mengutip informasi yang saat ini beredar, penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) tengah ramai diperbincangkan di media sosial karena mereka enggan kembali ke Indonesia setelah selesai masa studi. Padahal, pemerintah memberikan program beasiswa gratis ke luar negeri bagi masyarakat yang berprestasi, agar bisa mengabdi dan memajukan Indonesia. Penerimaan Beasiswa LPDP

Dalam perjanjian penerimaan Beasiswa LPDP juga disebutkan, alumni yang telah menyelesaikan studi juga wajib berkontribusi di Indonesia, sekurang-kurangnya dua kali masa studi dan ditambah satu tahun secara berturut-turut. Selain itu, alumni juga wajib berada di di Indonesia selambat-lambatnya 90 hari kalender setelah tanggal kelulusan penerima beasiswa berdasarkan dokumen kelulusan resmi dari Perguruan Tinggi. Oleh karenanya, bagi alumni LPDP yang tidak menaati aturan ini, maka akan dikenakan sanksi. Penerimaan LPDP

Apa saja sanksi yang diberikan oleh pemerintah kepada penerima LPDP ? Berikut adalah sanksi yang diberikan oleh pemerintah kepada penerima LPDP:

  • Tidak kembali dalam waktu yang ditentukan, maka akan diberikan sanksi administratif ringan satu.
  • Tidak kembali setelah 30 hari kalender diberikan (setelah waktu kelulusan) diberikan sanksi administrasi yakni diberhentikan dari statusnya sebagai penerima beasiswa dan wajib mengembalikan dana beasiswa.

Namun, jangka waktu untuk kembali ke Indonesia dapat dikecualikan bagi penerima beasiswa yang mengajukan permohonan penundaan kepulangan dengan alasan yang disetujui oleh direktur yang membidangi beasiswa.

Adapun jenis-jenis pekerjaan yang diperbolehkan untuk pengecualian ketentuan wajib berkontribusi di Indonesia sekurang- kurangnya dua kali masa studi adalah PNS yang ditugaskan di luar negeri, pegawai BUMN yang ditugaskan di luar negeri, dan pegawai lembaga internasional: PBB, World Bank, ADB, dan IDB.

Beberapa informasi dan persyaratan di atas bisa dijadikan patokan sebagai persiapan mendaftar beasiswa LPDP. Hanya saja, informasi dan persyaratan diatas bisa berubah sewaktu-waktu seiring pengumuman/kebijakan yang diberikan LPDP. Untuk itu, kami sarankan Anda untuk terus cek website resmi LPDP secara rutin untuk informasi terbaru. Semoga bermanfaat…

Soal Tes Kebangsaan LPDP 2022

Soal Tes Kebangsaan LPDP 2022

By | Beasiswa LPDP, soal tes lpdp | No Comments

Soal Tes Kebangsaan LPDP 2022

 

Soal Tes Kebangsaan LPDP 2022

Kementerian Keuangan kembali membuka pendaftaran program beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan atau LPDP 2022 untuk tahap 2. Pendaftaran beasiswa LPDP 2022 tahap 2 dimulai pada hari ini, Senin (4/7/2022). Masa pendaftaran tersebut bakal berakhir hingga 5 Agustus 2022. Sama seperti tahap sebelumnya, pada beasiswa LPDP tahap 2 juga tersedia untuk tiga jalur pendaftaran, yakni jalur Afirmasi, Umum, dan Targeted.

Cara daftar beasiswa LPDP 2022 tahap 2

  • Kunjungi link pendaftaran beasiswa LPDP 2022 tahap 2 ini https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/. Kemudian, klik opsi “Klik untuk daftar” dan pilih opsi “buat akun” (bila belum memilikinya).
  • Pembuatan akun dilakukan dengan mengisi data diri, seperti nama lengkap, alamat e-mail, password, mengungah pas foto (4×6), dan lainnya. Setelah mengisi data, tautan verifikasi akun bakal dikirim ke alamat e-mail yang didaftarkan tadi. soal tes kebangsaan LPDP
  • klik tautan tersebut untuk memverifikasi akun. Bila akun telah terverifikasi, silakan login kembali di situs web “beasiswalpdp.kemenkeu.go.id”.
  • Lengkapi data diri dengan memasukkan riwayat pendidikan dan latar belakang keluarga calon peserta. Bila telah terisi, silakan klik menu “Beasiswa”. soal tes kebangsaan LPDP
  • Kemudian, pilih jalur pendaftaran yang akan diikuti dan klik opsi “Daftar”. Setelah itu, mengisi formulir pendaftaran dan mengunggah semua dokumen yang jadi syarat pendaftaran.
  • Jika formulir pendaftaran dan dokumen telah dilengkapi dengan benar, calon peserta bakal bisa melihat ringkasannya. Bila semua data yang dimasukkan telah sesuai, silakan klik opsi “Submit”. Selesai melakukan pendaftaran, calon peserta bakal melalui rangkaian proses lainnya sesuai jadwal yang ditentukan.

Syarat pendaftaran beasiswa LPDP 2022 tahap 2

  • Warga Negara Indonesia.
  • telah menyelesaikan studi program diploma empat (D4) atau sarjana (S1) untuk beasiswa magister; program magister (S2) untuk beasiswa doktor, atau diploma empat (D4)/sarjana (S1) langsung doktor. Bagi pendaftar dari diploma empat (D4)/sarjana (S1) langsung doktor wajib memenuhi ketentuan sebagai berikut:
  • Memiliki LoA Unconditional dari Perguruan Tinggi tujuan,
  • dan Memenuhi seluruh kriteria sebagai pendaftar program beasiswa Doktor (S3).
  • Pendaftar yang telah menyelesaikan studi magister (S2) tidak diizinkan mendaftar pada program beasiswa magister dan pendaftar yang telah menyelesaikan studi doktor (S3) tidak diizinkan mendaftar pada program beasiswa doktor. soal tes kebangsaan LPDP
  • Bagi pendaftar lulusan perguruan tinggi luar negeri pada jenjang pendidikan sebelumnya, wajib melampirkan hasil penyetaraan ijazah dan konversi IPK dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, melalui laman https://ijazahln.kemdikbud.go.id/ijazahln/
  • Tidak sedang menempuh studi (on going) program magister untuk tujuan program magister ataupun doktor untuk tujuan program doktor baik di perguruaan tinggi dalam negeri maupun perguruan tinggi di luar negeri;
  • Tidak sedang mendaftar, akan menerima, atau menerima beasiswa dari sumber lain yang berpotensi double funding selama menjadi penerima beasiswa LPDP.
  • Pendaftar yang melampirkan LoA Unconditional dengan waktu mulai studi yang tidak sesuai dengan ketentuan LPDP maka wajib melampirkan surat keterangan penundaan jadwal perkuliahan program studi dari Perguruan Tinggi yang diunggah bersamaan dengan LoA Unconditional.
  • Memilih Perguruan Tinggi Tujuan dan program studi sesuai dengan ketentuan LPDP.
  • Beasiswa hanya diperuntukkan untuk kelas reguler.
  • Mengisi profil diri pada formulir pendaftaran online.
  • Menulis komitmen kembali ke Indonesia, rencana pasca studi, dan rencana kontribusi di Indonesia.
  • Menulis Proposal Penelitian bagi pendaftar program pendidikan doktor. Menulis riwayat dan tautan publikasi ilmiah (jika ada). soal tes kebangsaan LPDP

Contoh Soal Tes Kebangsaan LPDP 2022

Nah, berikut akan kami sampaikan contoh soal tes kebangsaan LPDP 2022 pilihan ganda untuk tes wawasan kebangsaan yang dapat anda pelajari kedepan sehingga anda bisa mulai belajar dari sekarang. Yuk disimak.

  1. Kedudukan Pancasila sebagai dasar negara dapat dirinci seebagai berikut, kecuali …

a. Pancasila sebagai dasar negara adalah merupakan sumber dari segala sumber hukum (sumber tertib hukum) Indonesia, yang dalam pembukaan UUD 1945 dijelmakan lebih lanjut ke dalam empat pokok pikirann

b. Mewujudkan cita‐cita penguasa agar mampu mempertahankan kekuasaannya

c. Mewujudkan cita‐cita hukum bagi hukum dasar negara baik hukum dasar tertulis maupun tidak tertulis

d. Mengandung Norma yang mengharuskan UUD mengandung isi yaang mewajibkan pemerintah dan lain‐lain penyelenggara negara memegang teguh cita‐cita moral rakyat yang luhur

 

  1. Azas yang berkaitan dengan tujuuan pendidikan dan seesuai denggan falsafah negara, disebut azas ….

a. Filosofis

b. Psikologis

c. Sosiologis

d. Organisasi

  1. Salah satu landasan hukum Bhineka Tunggal Ika, adalah batang tubuh UUD 1945, yaitu …

a. Pasal 1 ayat 1

b. Pasal 272

c. Pasal 303

d. Pasal 313

 

  1. Lembaga negara ini berwenang mengusulkan pengangkatan hakim agung. Anggota lembaga negara ini diangkat dan diberhentikan oleh lembaga negara yaitu …

a. MA dengan persetujuan DPR

b. MK dengan persetujuan MPR

c. DPR dengan persetujuan MPR

d. Presiden dengan persetujuan DPR

 

  1. Paham atau pandangan masyarakat yang merendahkan kebudayaan masyarakat lain dan menganggungkan kebudayaannya sendiri adalah …

a. Etnosentrisme

b. Nasionalisme

c. Chauvinisme

d. Patriotisme

 

  1. Dalam Bahasa Jepang Badan Penyelidikan Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia disebut dengan nama …

a. Dokuritsu Junbi Inkai

b. Seinendan

c. Kaibodan

d. Dokuritsu Junbi Coosakai

 

  1. Setelah dilakukan perubahan hukum dasar negara oleh PPKI. Kata Mukaddimah dalam dasar negara diubah menjadi …

a.  Prakat

b. Sambutan

c. Kata Pengantar

d. Pembukaan

 

  1. Lembaga Negara yang berkedudukan sebagai pemegang kekuasaan kehakiman adalah …

a. MA

b. DPR

c. MPR

d. DPD

 

  1. Lembaga yang berkedudukan di Ibu Kota Negara dengan kewenangannya mengadili di tingkat kasasi adalah lembaga …

a. DPR.

b. Mahkamah Konstitusi

c. Mahkamah Agung

d. Komisi Yudisial

 

  1. Sidang BPUPKI tanggal 29 Mei- 1 juni 1945 membahas tentang …

a. Rumusan dasar negara

b. Pemilihan presiden dan wakil presiden

c. membentuk Sebuah Komite Nasional untuk membantu presiden

d. Mengesahkan undang-undang Negara Republik Indonesia tahun 1945

 

  1. Manfaat Penggunaan Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan adalah …

a. Bahasa Indonesia menjadi bahasa Internasional

b. Terjalin Komunikasi dengan lancar

c. Tercipta kedamaian dalam hidup

d. Tercipta kepatuhan dalam Hukum

 

  1. Pengiriman Kontingen Garuda ke negara konflik, kecaman terhadap peperangan, dan perhatian terhadap korban bencana alam merupakan upaya memperjuangkan hak …

a. Agama

b. Politik

c. Wanita

d. Hidup

  1. Mengikuti pertukaran pelajar merupakan salah satu bentuk partisipasi dalam upaya bela negara di lingkungan …

a.  Sekolah

b. Masyarakat

c. Keluarga

d. bangsa dan Negara

 

  1. Musyawarah merupakan metode atau cara yang paling tepat dalam mengambil keputusan atau menyelesaikan masalah. Musyawarah sesuai dengan nilai pancasila terutama sila …

a. Pertama

b. Kedua

c. Ketiga

d. Keempat

 

  1. Setelah amandemen Undang-Undang Dasar Republik Indonesia tahun 1945, MPR Berkedudukan …

a. Diatas Undang-Undang

b. Lebih tinggi dari DPR

c. Sejajar dengan yang lainnya

d. Diatas Lembaga negara lainnya

Semoga dengan contoh soal tes kebangsaan LPDP 2022 diatas menjadi pedoman bagi para pendaftar beasiswa LPDP untuk mempersiapkan diri dari awal. Bagi teman-teman yang akan pendaftar beasiswa yang belum mengetahui test wawasan kebangsaan bisa mencoba mengerjakan contoh soal tes kebangsaan LPDP 2022 tes diatas.

Penjelasan di atas merupakan soal tes kebangsaan LPDP 2022. Tiap jalur pendaftaran umumnya punya syarat yang berbeda. Bila telah memahami syarat di atas untuk keterangan lebih lanjut, silahkan hubungi Call Center LPDP di nomor 1500-652. Demikian informasi seputar pendaftaran beasiswa LPDP 2022 serta syarat dan jadwalnya, semoga bermanfaat. soal tes kebangsaan LPDP

Soal Tes Beasiswa LPDP Kemenkeu

Soal Tes Beasiswa LPDP Kemenkeu

By | Beasiswa LPDP, soal tes lpdp | No Comments

Soal Tes Beasiswa LPDP Kemenkeu

Soal Tes Beasiswa LPDP Kemenkeu

 

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah membuka beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) tahap 2 sejak Senin, 4 Juli 2022 – 5 Agustus 2022. Pendaftaran Beasiswa LPDP tahap 2 ini bisa dilaksanakan secara online dengan melengkapi dokumen persyaratan yang diperlukan. Sebelumnya, Beasiswa LPDP tahap 1 telah dibuka pada 25 Februari 2022 lalu. Beasiswa LPDP 2022 diberikan bagi siswa terbaik di Indonesia yang tengah menempuh program pendidikan magister/doktor di bawah tanggung jawab Kemenkeu. Peserta yang dinyatakan lolos dan berhak menerima Beasiswa LPDP tahap 2 2022 akan mendapatkan biaya pendidikan untuk melanjutkan kuliah ke perguruan tinggi, baik dalam maupun luar negeri.

Sebelum mendaftarkan diri, ada baiknya calon peserta untuk memahami dulu syarat pendaftaran beasiswa LPDP 2022 tahap 2 yang tertera di bawah ini, sebagaimana dilansir dari laman resmi LPDP.

 

Syarat pendaftaran beasiswa LPDP 2022

  • Warga Negara Indonesia.
  • Telah menyelesaikan studi program diploma empat (D4) atau sarjana (S1) untuk beasiswa magister; program magister (S2) untuk beasiswa doktor, atau diploma empat (D4)/sarjana (S1) langsung doktor. Bagi pendaftar dari diploma empat (D4)/sarjana (S1) langsung doktor wajib memenuhi ketentuan sebagai berikut:
  • Memiliki LoA Unconditional dari Perguruan Tinggi tujuan, dan Memenuhi seluruh kriteria sebagai pendaftar program beasiswa Doktor (S3).
  • Pendaftar yang telah menyelesaikan studi magister (S2) tidak diizinkan mendaftar pada program beasiswa magister dan pendaftar yang telah menyelesaikan studi doktor (S3) tidak diizinkan mendaftar pada program beasiswa doktor.
  • Bagi pendaftar lulusan perguruan tinggi luar negeri pada jenjang pendidikan sebelumnya, wajib melampirkan hasil penyetaraan ijazah dan konversi IPK dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, melalui laman https://ijazahln.kemdikbud.go.id/ijazahln/
  • Tidak sedang menempuh studi (on going) program magister untuk tujuan program magister ataupun doktor untuk tujuan program doktor baik di perguruaan tinggi dalam negeri maupun perguruan tinggi di luar negeri;
  • Tidak sedang mendaftar, akan menerima, atau menerima beasiswa dari sumber lain yang berpotensi double funding selama menjadi penerima beasiswa LPDP.
  • Pendaftar yang melampirkan LoA Unconditional dengan waktu mulai studi yang tidak sesuai dengan ketentuan LPDP maka wajib melampirkan surat keterangan penundaan jadwal perkuliahan program studi dari Perguruan Tinggi yang diunggah bersamaan dengan LoA Unconditional.
  • Memilih Perguruan Tinggi Tujuan dan program studi sesuai dengan ketentuan LPDP.
  • Beasiswa hanya diperuntukkan untuk kelas reguler.
  • Mengisi profil diri pada formulir pendaftaran online.
  • Menulis komitmen kembali ke Indonesia, rencana pasca studi, dan rencana kontribusi di Indonesia.
  • Menulis Proposal Penelitian bagi pendaftar program pendidikan doktor.
  • Menulis riwayat dan tautan publikasi ilmiah (jika ada).

Penjelasan di atas merupakan syarat pendaftaran beasiswa LPDP 2022 tahap 2 secara umum. Tiap jalur pendaftaran umumnya punya syarat yang berbeda. Informasi yang lebih lengkap mengenai persyaratan tersebut bisa dicek di tautan ini. Bila telah memahami syarat di atas, berikut adalah cara daftar beasiswa LPDP 2022 tahap secara daring via situs web “beasiswalpdp.kemenkeu.go.id”.

 

Diketahui, Tes Bakat Skolastik menjadi salah satu seleksi beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) 2022. Pada kesempatan kali ini, kami akan membagikan contoh soal tes beasiswa LPDP Kemenkeu Subtes Penalaran, lengkap dengan kunci jawabannya.

Tingkat kesulitan soal tes beasiswa LPDP Kemenkeu yang dibagikan pada artikel ini, telah disesuaikan dengan standar soal-soal OTO Bappenas. Maka dari itu, soal tes beasiswa LPDP Kemenkeu yang dibagikan pada artikel ini, dapat Anda pelajari sebagai persiapan mengikuti seleksi Tes Bakat Skolastik LPDP 2022.

 

Berikut adalah contoh soal tes beasiswa LPDP Kemenkeu Subtes Penalaran lengkap dengan kunci jawabannya.

 

Soal Tes Beasiswa LPDP Kemenkeu Subtes Penalaran Logis 1-5

  1. Jika semua harta benda Manto terbawa banjir, maka ia menderita.

       Manto tidak menderita.

       Kesimpulan yang sah adalah ….

a. semua harta benda Manto tidak terbawa banjir.

b. ada harta benda Manto yang tidak terbawa banjir.

c. semua harta benda Manto terbawa banjir.

d. ada harta benda Manto yang terbawa banjir.

e. tidak ada banjir.

Jawaban: b. ada harta benda Manto yang tidak terbawa banjir.

 

  1. Semua sarjana adalah dosen. Semua dosen harus meneliti. Apakah kesimpulannya?

a. Sementara sarjana bukan dosen.

b. Sementara peneliti bukan dosen.

c. Sementara peneliti adalah dosen.

d. Sementara dosen tidak meneliti.

e. Semua dosen tidak sarjana.

Jawaban: c. Sementara peneliti adalah dosen.

 

  1. Semua kepala sekolah adalah sarjana. Sementara kepala sekolah adalah guru. Jadi ….

a. sementara guru adalah sarjana.

b. sementara sarjana adalah Kepala Sekolah.

c. sementara guru adalah Kepala Sekolah

d. semua guru adalah sarjana.

e. Kepala sekolah adalah guru.

Jawaban: a. sementara guru adalah sarjana.

 

  1. Iwan seorang laki-laki. Setiap laki-laki menyukai wanita.

       Iwan menyukai Zezen.

a. Iwan tentu menyukai laki-laki.

b. Iwan tidak menyukai wanita.

c. Zezen menyukai laki-laki.

d. Zezen seorang wanita.

e. Zezen adalah laki-laki.

Jawaban: d. Zezen seorang wanita.

 

  1. Semua anggota asosiasi profesi harus hadir dalam rapat.

       Sementara dokter adalah anggota asosiasi.

a. Semua yang hadir dalam rapat adalah dokter.

b. Sementara peserta rapat bukan anggota asosiasi.

c. Sementara peserta rapat adalah dokter.

d. Semua dokter hadir dalam rapat.

e. Semua yang hadir bukan dokter.

Jawaban: c. Sementara peserta rapat adalah dokter.

 

Soal Tes Beasiswa LPDP Kemenkeu Subtes Penalaran Analitis 6-10

*Soal Nomor 6-10 didasarkan pada bacaan berikut ini.

Enam anggota DPRD yang tengah melakukan studi banding di suatu kota menginap di sebuah hotel kecil yang memiliki enam kamar.

Tiga buah kamar dengan ukuran yang berbeda. Tiga buah kamar dengan ukuran yang sama terletak pada lantai 1 dan tiga lainnya terletak di lantai 2 yang masing-masing adalah kamar no. 4, 5, 6.

Mengingat fasilitas yang ada pada masing-masing kamar dan pembagian pekerjaan di antara keenam anggota DPRD tersebut, maka dibuat pembatasan sebagai berikut:

  • A akan menempati kamar nomor 2
  • Kamar B tidak boleh berdekatan dengan kamar E
  • Kamar A tidak boleh berdekatan dengan kamar C
  • Kamar D tidak boleh di atas/di bawah kamar E

 

  1. Manakah dari pernyataan berikut yang benar?

a. Kamar B berada di lantai 2.

b. Kamar C berada di lantai 2.

c. Kamar D berada di lantai 1.

d. Kamar F berada di bawah kamar T.

Jawaban: b. Kamar C berada di lantai 2.

 

  1. Apabila C berada di kamar 5, maka pernyataan berikut ini manakah yang benar?

a. Kamar B berada di sebelah kamar A.

b. Kamar C berada di sebelah kamar B.

c. Kamar D berada di sebelah kamar E.

d. Kamar F berada di sebelah kamar E.

Jawaban: a. Kamar B berada di sebelah kamar A.

 

  1. Apabila kamar C tepat di atas kamar F, maka pernyataan berikut ini manakah yang benar?

a. Kamar B berada di sebelah kamar C.

b. Kamar B berada di lantai 1.

c. Kamar D berada di lantai 2.

d. Kamar E berada di lantai 2.

Jawaban: c. Kamar D berada di lantai 2.

 

  1. Apabila D dan F keduanya di lantai 1, maka pernyataan berikut ini manakah yang benar?

a.  B tinggal di kamar 1.

b. B tinggal di atas kamar D.

c. B tinggal di atas kamar F.

d. F tinggal di kamar 2.

Jawaban: b. B tinggal di atas kamar D.

 

  1. Apabila kamar B terletak di sebelah kamar F, maka pernyataan berikut ini manakah yang tidak benar?

a. B tinggal di kamar 1.

b. B tinggal di atas kamar D.

c. B tinggal di atas kamar F.

d. F tinggal di kamar 2.

Jawaban: d. Kamar E tepat di atas kamar A.

 

Di atas merupakan Soal Tes Beasiswa LPDP Kemenkeu terbaru. Informasi bisa berubah sewaktu-waktu, maka bagi Anda yang mencari kebenaran dari artikel ini silahkan langsung menuju website resmi LPDP di https://lpdp.kemenkeu.go.id/. Semoga bermanfaat.

beasiswa LPDP

Tahapan Seleksi LPDP Kemenkeu

By | Beasiswa LPDP, Tahap Beasiswa LPDP | No Comments

Tahapan Seleksi LPDP Kemenkeu

Tahapan Seleksi LPDP Kemenkeu 2022

 

Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) ialah subsidi dana kuliah yang diberikan pemerintah Indonesia untuk warganya yang ingin melanjutkan pendidikan pascasarjana (S2) atau doktor (S3), baik di dalam negeri maupun luar negeri.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan, pendaftaran beasiswa Program Lembaga Pengelola Dana Pendidikan 2022 (LPDP) resmi dibuka mulai hari ini, Jumat (25/2). Dia pun mengajak generasi muda untuk mendaftar program beasiswa tersebut.

“Silakan Anda semua mendaftar. Mari berkompetisi secara sehat, dan terbuka” ujarnya dalam acara Webinar LPDP di Jakarta, Jumat (25/2).

Lebih lanjut, dia meminta peserta program LPDP tahun ini yang belum lolos seleksi untuk tidak menyerah. Sebab, masih ada kesempatan di lain waktu untuk mengikuti program beasiswa bergengsi tersebut.

“Maka, kalau belum bisa mendapatkan dan gagal dalam kompetisi. Tidak mencegah Anda untuk mencoba kembali” kata Sri Mulyani.

Program beasiswa ini digelar setiap tahun. Pada 2022, pendaftaran dibuka dalam dua tahap, yakni periode 25 Februari hingga 27 Maret 2022 dan 4 Juli sampai 5 Agustus 2022.

 

Cara Melakukan Pendaftaran Beasiswa LPDP

Untuk melakukan pendaftaran beasiswa LPDP tahap II 2022 ini, cara yang dapat diikuti antara lain sebagai berikut.

  1. Mendaftar secara online pada situs Pendaftaran Beasiswa LPDP: https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/
  2. Melengkapi dan mengunggah semua dokumen yang dipersyaratkan pada aplikasi pendaftaran.
  3. Pastikan melakukan submit aplikasi pendaftaran untuk mendapatkan kode registrasi/pendaftaran.
  4. Pastikan dokumen-dokumen pendukung seperti Surat Rekomendasi, Surat Keterangan atau yang sejenis dibuat/diterbitkan pada tahun 2022 (informasi detail terkait dokumen dapat dilihat pada booklet atau buku panduan masing-masing program).

Tahapan Seleksi LPDP Kemenkeu

Sama seperti beasiswa pada umumnya, LPDP memberlakukan sejumlah tahapan untuk menyeleksi penerima beasiswa. Lantas, apa sajakah itu? Berikut tiga tahapan seleksi LPDP Kemenkeu beserta hal-hal yang perlu dipersiapkan pada tiap tahapan:

 

  1. Seleksi Administrasi

Pada tahapan seleksi ini, pihak LPDP akan menyaring dan menilai pemohon beasiswa berdasarkan data dan berkas yang dikumpulkan pada saat pendaftaran. Untuk mendaftar beasiswa LPDP, pemohon beasiswa diharuskan membuat akun pada laman resmi Beasiswa LPDP terlebih dahulu. Setelah membuat akun, pemohon beasiswa dapat mengunduh booklet panduan sesuai jenis program beasiswa yang ingin di daftar.

Bacalah ketentuan pendaftaran dengan seksama dan siapkan berkas administrasi yang dipersyaratkan. Meski demikian, berkas-berkas tersebut sebaiknya sudah Anda siapkan dari jauh-jauh hari dengan mengacu pada ketentuan beasiswa LPDP di tahun-tahun sebelumnya. Sehingga pada saat periode pendaftaran Anda hanya perlu melengkapi hal-hal yang sekiranya masih kurang atau perlu diperbaiki lagi. Perhatikan pula batas waktu pendaftaran agar bisa mengatur timeline persiapan dengan baik.

Setelah melengkapi semua persyaratan, segera lakukan pendaftaran secara online di laman resmi beasiswa LPDP. Pada tahapan seleksi LPDP ini pemohon beasiswa harus mengunggah berkas-berkas yang dipersyaratkan. Masukkan semua berkas tersebut dalam satu folder untuk memudahkan proses pengunggahan. Terdapat pula beberapa pertanyaan basic yang perlu di jawab dalam form pendaftaran misalnya seperti kelebihan dan kekurangan diri. Pastikan semua bagian form sudah terisi dengan baik sebelum melakukan submit pendaftaran.

 

  1. Seleksi Bakat Skolastik

Tes Bakat Skolastik (TBS) adalah suatu rangkaian tes yang dilakukan untuk mengukur kemampuan kognitif dan intelgensi serta mengetahui minat dan bakat seseorang. Melalui tes ini pihak penyeleksi dapat memperkirakan apakah bidang yang dipilih calon pemohon beasiswa sesuai dengan potensi yang dimilikinya dan apakah calon pemohon beasiswa mampu mengikuti proses pembelajaran dengan baik nantinya. Tes Bakat Skolastik juga dapat memperkirakan kemampuan seseorang dalam menghadapi hal baru. Kemampuan beradaptasi tentu sangatlah penting bagi mereka yang ingin study abroad dan tinggal di luar negeri.

Tes Bakat Skolastik umumnya terdiri dari 3 bagian soal yakni penalaran verbal, penalaran numerik, dan pemecahan masalah. Untuk mempersiapkan tahapan seleksi LPDP satu ini, pemohon beasiswa harus banyak berlatih mengerjakan soal-soal TBS. Jangan terlalu terpaku pada soal tertentu ketika mengerjakan karena akan menghilangkan kesempatan untuk menjawab soal-soal lainnya. Akan tetapi, bagi yang sudah melampirkan Letter of Acceptance (LoA) Unconditional pada tahap seleksi administrasi maka tidak perlu mengikuti tahap seleksi bakat skolastik beasiswa LPDP ini.

 

  1. Seleksi Substansi

Mengacu pada seleksi sebelumnya, seleksi pada tahapan seleksi LPDP ini umumnya meliputi verifikasi berkas, menulis essay on the spot, leaderless group discussion (LGD), dan wawancara. Pada tahap verifikasi berkas, panitia akan memvalidasi dan mengecek kebenaran berkas-berkas. Jadi jangan pernah berani memalsukan dokumen pendaftaran ya!

Pada tahapan seleksi essay on the spot dan LGD, pemohon beasiswa akan diberikan gambaran mengenai suatu isu kemudian diminta untuk menyampaikan pandangan mengenai isu tersebut. Kedua tahapan seleksi LPDP ini akan sangat menguji wawasan dan cara berpikir para pemohon beasiswa dalam menanggapi suatu permasalahan. Cara terbaik dalam mempersiapkannya adalah dengan membiasakan diri untuk memantau isu-isu penting melalui berita atau platform lainnya, rajin menonton acara-acara diskusi interaktif, dan mencari teman berdiskusi. Khusus tahap essay on the spot Anda juga perlu melatih kemampuan menulis agar dapat menuangkan pemikiran Anda secara terstruktur dalam tulisan formal.

Sedangkan untuk LGD, sesuai namanya leaderless group discussion atau diskusi tanpa dipandu oleh moderator. Oleh sebab itu, dalam LGD Anda tidak perlu mengukuhkan diri agar pendapat Anda dinilai lebih unggul dari pihak lain. Justru dalam LGD Anda harus menunjukkan kemampuan bekerja dalam tim seperti bagaimana berinteraksi dan berkomunikasi satu sama lain, menganalisis arah diskusi, menyikapi perbedaan dan mengatasi konflik, dan lain sebagainya.

 

Mulai tahapan seleksi LPDP ini dapat dikatakan seleksi yang sesungguhnya sudah dimulai. Dalam presentasenya bisa dibilang 50% dari kemungkinan kamu lolos bisa mendapatkan beasiswa LPDP ditentukan dari tahap wawancara ini jadi kamu harus benar-benar menyiapkan diri untuk tahapan ini. Pemohon beasiswa akan bertemu panelis yang bisa terdiri dari profesor atau dosen ahli dalam bidang yang akan diambil pemohon beasiswa, psikolog, dan staff dari LPDP. Tugas pemohon beasiswa dalam wawancara ini adalah meyakinkan panelis untuk bisa meloloskan pemohon beasiswa. Hal-hal yang ditanyakan biasanya mencakup kualifikasi pemohon beasiswa, alasan pemohon beasiswa mengambil studi, esai mengenai kontribusi untuk Indonesia, dan rencana setelah nanti selesai menempuh studi tersebut.

Cara terbaik dalam mempersiapkan kedua tahap ini antara lain membiasakan diri memantau isu-isu penting melalui berita atau platform lainnya, rajin menonton acara diskusi interaktif, dan mencari teman berdiskusi.

 

Jika Tidak Lulus Tahapan Seleksi LPDP?

Seleksi substansi merupakan penyaringan tahap akhir untuk calon penerima Beasiswa LPDP 2022. Dalam pendaftaran Beasiswa LPDP 2022 Tahap 1, proses seleksi substansi telah dilaksanakan pada 6 Juni-1 Juli lalu.

Peserta yang mengikuti seleksi substansi adalah mereka yang lulus di tahapan seleksi administrasi dan tes bakat skolastik. Kedua tahap yang disebut terakhir telah berlangsung pada Maret-April lalu, untuk pendaftar LPDP 2022 Tahap 1.

Dengan demikian, para peserta yang dinyatakan lulus seleksi substansi LPDP 2022 bisa dipastikan berhak menerima beasiswa. Sebelum menjalani kuliah di kampus pilihan masing-masing, peserta yang telah lulus seleksi substansi akan mengikuti sejumlah tahapan persiapan yang digelar LPDP.

Lantas, bagaimana jika tidak lulus seleksi beasiswa LPDP 2022 tahap 1? Apa bisa daftar kembali? Mengutip pengumuman resmi LPDP, ada 2 ketentuan yang berlaku untuk peserta yang tidak lulus seleksi tahap 1 2022. Para peserta yang tidak lulus seleksi administrasi dan tes bakat skolastik pada tahap 1 2022, bisa mendaftar kembali di tahun yang sama. Artinya, para peserta itu boleh kembali ikut pendaftaran Beasiswa LPDP 2022 tahap 2. Ketentuan berbeda diberlakukan bagi para peserta yang tidak lulus tahapan seleksi substansi LPDP 2022 tahap 1. Para peserta kategori ini baru boleh mendaftar lagi pada tahun depan.

 

Informasi di atas dapat berubah sewaktu-waktu, sehingga bagi Anda yang ingin mencari kebenaran dari informasi di atas bisa langsung cek ke website resmi LPDP di https://lpdp.kemenkeu.go.id/en/. Semoga bermanfaat.

Kuota Beasiswa LPDP Kemenkeu 2022

Kuota Beasiswa LPDP Kemenkeu 2022

By | Beasiswa LPDP | No Comments

Kuota Beasiswa LPDP Kemenkeu 2022

Kuota Beasiswa LPDP Kemenkeu 2022

Kuota Beasiswa LPDP Kemenkeu 2022 – LPDP merupakan sebuah lembaga pengelola dana pendidikan negara yang berada langsung di bawah pengawasan Kementerian Keuangan. Beasiswa LPDP tidak hanya dikhususkan kepada mahasiswa tidak mampu melainkan untuk umum.

Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) berupaya mencetak pemimpin masa depan yang tersebar di berbagai bidang. Pengelolaan dana ini mempunyai tujuan yaitu menjamin keberlangsungan program pendidikan bagi generasi yang akan datang, sebagai pertanggungjawaban antargenerasi.

 

LPDP berfokus mengembangkan kualitas Sumber Daya Manusia di berbagai bidang penunjang percepatan pembangunan Indonesia. Beberapa prioritas yang menjadi fokus LPDP meliputi teknik, sains, pertanian, hukum, ekonomi, keuangan, kedokteran, agama, serta sosial-budaya.

Pada awalnya jenjang pendidikan yang bisa menggunakan beasiswa ini yakni hanya untuk program Magister (S2) dan program Doktor (S3). Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Anwar Makarim menyatakan bahwa saat ini jenjang S1, seniman, dan pelaku budaya pun bisa mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan studi yang lebih tinggi dengan mengikuti program Beasiswa LPDP. Universitas tujuan bisa dimana saja selama ada pada daftar perguruan tinggi pilihan LPDP. Cakupan beasiswanya pun sangat luas, termasuk biaya studi dan biaya hidup. Bahkan LPDP juga memberikan biaya tunjangan keluarga khusus yang mengambil jenjang studi S3 atau Doktor.

 

Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) menargetkan kuota beasiswa LPDP Kemenkeu 2022 mencapai 10 ribu kuota yang dapat terserap di tahun ini. Beasiswa tersebut merupakan kesempatan studi S2 dan S3 di dalam dan luar negeri.

Direktur LPDP, Dwi Larso mengatakan bahwa tahun ini kuota beasiswa LPDP Kemenkeu 2022 akan merekrut lebih dari 10 ribu peserta untuk menerima beasiswa. Di LPDP sendiri 5.000-an, di Kemendikbudristek sekitar 3.000-an dan 2.000-an dari Kemenag.

 

Pendaftaran Beasiswa LPDP 2022

Tahun ini dibuka dua tahap pendaftaran. Setelah tahap pertama Februari-Maret 2022 usai, dibuka tahap kedua pada 4 Juli sampai 5 Agustus 2022. Berikut jadwal pendaftaran LPDP:

Tahap 1

  • Pendaftaran: 25 Februari-27 Maret 2022
  • Seleksi administrasi: 28 Maret-11 April 2022
  • Seleksi bakat skolastik: 18 April-22 April 2022
  • Seleksi substansi: 16 Mei-25 Juni 2022

Tahap 2

  • Pendaftaran: 4 Juli-5 Agustus 2022
  • Seleksi administrasi: 8 Agustus-19 Agustus 2022
  • Seleksi bakat skolastik: 29 Agustus-10 September 2022
  • Seleksi substansi: 26 September-4 November 2022.

Adapun kuota beasiswa LPDP Kemenkeu 2022 yang disediakan sekitar 2.600 penerima untuk Batch I. Jumlah tersebut sebesar 65% dari total 4.000 beasiswa yang disebar LPDP Kemenkeu sepanjang tahun ini. Sementara sisanya 35% atau sekitar 1.400 beasiswa untuk tujuan kampus luar negeri.

 

Skema Beasiswa Reguler

Beasiswa Reguler diberikan untuk jenjang pendidikan:

  1. Magister Program satu gelar (single degree) dengan durasi pendanaan studi paling lama 24 (dua puluh empat) bulan, dan
  2. Doktor Program satu gelar (single degree) dengan durasi pendanaan studi paling lama 48 (empat puluh delapan) bulan.
  3. Durasi pendanaan studi program magister psikologi profesi dapat melebihi 24 (dua puluh empat) bulan disesuaikan dengan masa studi yang dicantumkan dalam kurikulum program studi.
  4. Durasi pendanaan studi sebagaimana dimaksud tidak termasuk matrikulasi bahasa.
  5. Pendaftar BPI Reguler yang telah mempunyai dan mengunggah LoA Unconditional wajib memilih 1 (satu) Perguruan Tinggi Tujuan Dalam ataupun Luar Negeri dengan LoA Unconditional tersebut dan masuk daftar Perguruan Tinggi LPDP.
  6. Pendaftar BPI Reguler yang belum memiliki LoA Unconditional wajib memilih 3 (tiga) Perguruan Tinggi Tujuan Dalam Negeri atau Luar Negeri yang ada dalam daftar Perguruan Tinggi LPDP dengan program studi yang sama/sejenis/serumpun.

Persyaratan umum Beasiswa Reguler sebagai berikut:

  1. Warga Negara Indonesia.
  2. Telah menyelesaikan studi program diploma empat (D4) atau sarjana (S1) untuk beasiswa magister; program magister (S2) untuk beasiswa doktor, atau diploma empat (D4)/sarjana (S1) langsung doktor. Bagi pendaftar dari diploma empat (D4)/sarjana (S1) langsung doktor wajib memenuhi ketentuan sebagai berikut: (1) memiliki LoA Unconditional dari Perguruan Tinggi tujuan, dan (2) Memenuhi seluruh kriteria sebagai pendaftar program beasiswa Doktor (S3).
  3. Pendaftar yang telah menyelesaikan studi magister (S2) tidak diizinkan mendaftar pada program beasiswa magister dan pendaftar yang telah menyelesaikan studi doktor (S3) tidak diizinkan mendaftar pada program beasiswa doktor.
  4. Bagi pendaftar lulusan perguruan tinggi luar negeri pada jenjang pendidikan sebelumnya, wajib melampirkan hasil penyetaraan ijazah dan konversi IPK dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, melalui laman https://ijazahln.kemdikbud.go.id/ijazahln/
  5. Tidak sedang menempuh studi (on going) program magister untuk tujuan program magister ataupun doktor untuk tujuan program doktor baik di perguruaan tinggi dalam negeri maupun perguruan tinggi di luar negeri;
  6. Tidak sedang mendaftar, akan menerima, atau menerima beasiswa dari sumber lain yang berpotensi double funding selama menjadi penerima beasiswa LPDP.
  7. Pendaftar yang melampirkan LoA Unconditional dengan waktu mulai studi yang tidak sesuai dengan ketentuan LPDP maka wajib melampirkan surat keterangan penundaan jadwal perkuliahan program studi dari Perguruan Tinggi yang diunggah bersamaan dengan LoA Unconditional.
  8. Memilih Perguruan Tinggi Tujuan dan program studi sesuai dengan ketentuan LPDP.
  9. Beasiswa hanya diperuntukkan untuk kelas reguler dan tidak diperuntukkan untuk kelas-kelas sebagai berikut: (a) Kelas Eksekutif; (b) Kelas Khusus; (c) Kelas Karyawan; (d) Kelas Jarak Jauh; (e) Kelas Internasional khusus tujuan Dalam Negeri; (f) Kelas lainnya yang tidak memenuhi ketentuan LPDP; (g) Kelas yang diselenggarakan bukan di perguruan tinggi induk; atau (h) Kelas yang diselenggarakan di lebih dari 1 (satu) negara perguruan tinggi.
  10. Bersedia menandatangani/menyetujui surat pernyataan pada aplikasi pendaftaran dengan format pernyataan (poin-poin terlampir).
  11. Mengisi profil diri pada formulir pendaftaran online.
  12. Menulis komitmen kembali ke Indonesia, rencana pasca studi, dan rencana kontribusi di Indonesia.
  13. Menulis Proposal Penelitian bagi pendaftar program pendidikan doktor.
  14. Menulis riwayat dan tautan publikasi ilmiah (jika ada).

 

Direktur Kekayaan Negara Dipisahkan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan, Meirijal Nur menyampaikan bahwa dana alokasi pendidikan yang sudah dialokasikan ke LPDP hingga 2022 hampir mencapai Rp100 triliun. Dana tersebut merupakan dana pokok yang dikelola LPDP untuk dana pendidikan penerima kuota beasiswa LPDP Kemenkeu 2022.

 

Pada tahun ini, pemerintah mengalokasikan dana abadi pendidikan sebesar Rp20 triliun dalam APBN 2022. Dengan demikian, dana abadi yang akan dikelola LPDP diproyeksikan mencapai Rp120 triliun. Hasil pengelolaan dana abadi pendidikan tersebut digunakan untuk memberikan program layanan beasiswa, peningkatan kompetensi, dan pendanaan riset. Jenis program layanan beasiswa yang diselenggarakan oleh LPDP di antaranya beasiswa umum, beasiswa target, dan beasiswa afirmasi.

 

Melalui program ini, pemanfaatan Dana Abadi Pendidikan yang dikelola oleh LPDP dapat menjangkau sasaran yang lebuh luas, beragam, dan tepat sasaran. Selain untuk pendidikan gelar, Beasiswa LPDP sekarang mendukung peningkatan kompetensi mahasiswa, guru, dosen, dan tenaga kependidikan melalui program non-degree atau yang biasa disebut sebagai program microcredential.

Informasi kuota beasiswa LPDP di atas merupakan kuota penerima beasiswa LPDP tahun 2022 secara keseluruhan. Informasi dapat berubah sewaktu-waktu, sehingga bagi Anda yang ingin mencari kebenaran dari informasi di atas bisa langsung cek ke website resmi LPDP. Semoga bermanfaat.